//
you're reading...
cafe & resto, Kuliner International

Restoran Bismillah atau Basmallah

Karena mendapat beasiswa tidak begitu tinggi atau tidak sama sekali, mahasiswa-mahasiswa Indonesia di Mesir harus kreatif mengatasi kesulitan keuangan.

Salah satu kreativitasnya adalah membuka restoran Indonesia. Maka bermunculanlah berbagai restoran. Salah satunya adalah restoran Basmallah atau Bismillah.

Khas
Pengelola restoran di kawasan Nasr City, Kairo ini adalah Ibu Ela Mazila, seorang alumni Universitas Al Azhar. Restoran ini semula didirikan oleh Alisastra dan Ermi, dua mahasiswa asal Palembang.

Tapi karena mereka mau konsentrasi dengan studi, maka pengelolahan restoran diserahkan kepada Ela yang juga berasal dari Sumatera Selatan. Karena didirikan oleh orang-orang Palembang dan dikelola juga oleh orang asal Sumatera Selatan, maka banyak makanan khas Palembang yang disajikan. “Makanan yang ditonjolkan adalah empek-empek,” tutur Ela.

Semula menunya tidak begitu banyak. Tapi sejak bergabung dengan jaringan Bakmi Langgara Group, daftar makanan menjadi ratusan. Langgara mempunyai sekitar seratus cabang di Indonesia dan tiga cabang di luar negeri. “Untuk di luar negeri baru ada di Kuala Lumpur, Saudi dan di Kairo. Kami yang keempatpuluh,” tandas ibu Ela. Tapi ada juga makanan yang khas milik Grup Bakmi Langgara seperti Nasi Goreng Spesial Langgara. Rasa makanan yang disajikan di restoran itu tidak dicocokkan dengan selera setempat, tapi ada pengecualian sedikit: “Cuma mereka minta jangan terlalu pedas,” jelas ibu Ela. Minuman yang sangat digemari antara lain adalah susu pandan, es Bandung, es teh, es anggur.

Pelanggan orang asing
Restoran yang terletak di kawasan yang penghuninya banyak mahasiswa itu, terutama mahasiswa asal Asia Tenggara, memiliki empat meja dan enam belas kursi. Tapi pengunjung juga bisa duduk di luar, kalau musim panas. Pengunjungnya bukan hanya orang Indonesia saja, tapi banyak orang asing, termasuk orang Inggris, Rusia, Tajikistan, Nigeria dan Amerika. Mereka adalah mahasiswa asing yang belajar bahasa Arab dan agama di Mesir.

“Tadi sebelum magrib, banyak sekali pelanggan-pelanggan orang asing,” tandas ibu Ela. Orang-orang asing ini lebih suka makanan Indonesia ketimbang makanan Mesir. “Kalau kami tutup, mereka marah. Karena mereka nggak cocok dengan makanan Mesir,” tandas ibu pengelola restoran yang juga ibu rumah tangga ini. Pelanggan juga bisa memesan makanan dari rumah dan juga bisa take away (membawa makanan pulang).

MM_Ela_IMG_2_300.jpg

Ela Mazila mempunyai cita-cita tinggi:
restoran internasional
Karyawan
Karyawan-karyawannya terdiri dari mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah. “Sengaja saya ambil dari berbagai daerah, supaya terkesan ini adalah warung kita,” tutur Ibu Ela. Dengan demikian, maka restorannya juga disenangi bukan hanya oleh orang Palembang saja, tapi oleh seluruh warga Indonesia di Mesir.

Dari karyawan yang berjumlah 10 orang itu, ada juga mahasiswa yang tidak memiliki beasiswa. Bagi ibu Ela, selain berbisnis dia juga ingin membantu para mahasiswa terutama yang tidak berbeasiswa.

Bahan bakunya, seperti bumbu bisa dibeli di Mesir sendiri. Cuma saja sagu sebagai bahan baku untuk mebuat empek-empek dibeli di Arab Saudi. Bahan yang dipesan langsung dari Indonesia misalnya untuk membuat ‘pop ice’. Pengiriman makanan atau minuman dari Indonesia itu belum melalui jalur impor resmi.

Cita-cita
Ibu Ela Mazila berharap usahanya ini akan berkembang pesat. Dia optimis itu akan berhasil karena banyak yang mendukung, misalnya dari Kedutaan Besar Republik Indonesia KBRI Kairo. Pokoknya cita-cita ibu Ela agar restoran berkembang sehingga menjadi restoran internasional. “Itu cita-cita paling tinggi. Tapi wallahu A’lam (Allah yang lebih tahu,red.), “tegas alumni Al Azhar ini seraya bertawakkal.

Sumber     : static.rnw
Lihat juga :
nelayan restoran
laguna
sushi tei

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

September 2010
S S R K J S M
    Okt »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Arsip

%d blogger menyukai ini: