//
you're reading...
cafe & resto, Kuliner International

Menu Andalan Sushi Den adalah Geisha

Siapa yang tak kenal sushi? Makanan ala Jepang ini telah menjadi salah satu kuliner favorit dengan berjamurnya tempat-tempat makan spesialis sushi. Di Bandung, salah satu tempat yang menarik dikunjungi adalah Sushi Den.

Sushi merupakan makanan asal Jepang yang menyehatkan, karena berasal dari bahan-bahan alami dan segar, bahkan biasanya merupakan olahan bahan-bahan mentah. Namun begitu, sushi tidak melulu menjadi konsumsi orang Jepang, karena makanan ini dapat dibilang telah mendunia. Di Indonesia sendiri, sushi baru populer dalam beberapa tahun terakhir dengan berdirinya restoran-restoran yang menawarkan sushi sebagai menu utamanya.

Hal tersebut juga mengawali berdirinya “Sushi Den” di jalan Hariang Banga. Sesuai dengan namanya, Sushi Den adalah sebuah tempat makan di Bandung yang menjadikan sushi sebagai makanan andalan. Mulanya, sang owner mengaku terinspirasi dengan boomingnya restoran-restoran sushi di Bandung. Dengan pilihan sangat terbatas dan harga yang rata-rata mahal, diputuskanlah untuk membuka sendiri tempat makan sushi dengan harga terjangkau, sekaligus memanfaatkan latar belakang pendidikan di bidang kuliner.

Sushi Den dalam bahasa Jepang berarti “sarang sushi”. Kata “sarang” di sini dapat berarti “tempat bersarangnya” berbagai macam jenis sushi yang dapat dipilih sesuai selera pengunjung. Praktis, tempat makan yang beroperasi sejak 18 Juli 2009 ini menyediakan berbagai macam jenis sushi. Resepnya sendiri berasal dari keluarga sang owner, kemudian dipadukan dengan kreativitas masing-masing karyawan yang ahli membuat sushi. Mengikuti tren sekaligus permintaan penikmat sushi, Sushi Den juga menyediakan ‘sushi matang’ untuk mengakomodir penikmat sushi Indonesia yang lebih familiar dengan masakan matang. Disamping itu, akan lebih banyak orang menyenangi sushi dengan cara penyajian yang berbeda ini.

Memasuki Sushi Den, Anda akan disambut dengan suasana klasik ala Jepang. Ornamen lampion kertas yang tergantung di beberapa sudut ruangan mengingatkan film seri Oshin yang Anda tonton semasa kecil dulu. Lebih dari itu, interior Sushi Den memang cenderung diberi sentuhan Jepang klasik, sehingga tempat sederhana ini lebih menyerupai warung sushi pinggir jalan yang banyak bertebaran di Jepang. Namun soal konsep layanan, Sushi Den mengadopsi resto modern yang membangun suasana akrab dengan pengunjung, sehingga para pelanggan merasa betah menghabiskan waktu di Sushi Den.

Untuk lebih merasakan suasana warung dan resto ala Jepang, Sushi Den menyediakan tempat makan lesehan dengan meja-meja pendek yang khas. Sedang di bagian lain terdapat meja panjang ala bar yang melingkar mengelilingi bangunan, atau meja dan kursi seperti restoran pada umumnya. Bagi yang ingin merasakan sensasi lebih dan terasa ke-Jepang-annya, Anda juga dapat memilih stand tepanyaki yang mampu menampung sampai dengan 4 orang. Di sini, sang chef secara eksklusif akan memasak makanan yang dipesan langsung di hadapan Anda.

Salah satu jenis fusion sushi yang banyak dicari oleh pengunjung Sushi Den adalah Cheesy Salmon. Sushi ini terdiri dari nasi, ketimun Jepang, kani salad, alpukat, dan ikan salmon segar. Setelah digulung, bagian atas Cheesy Salmon ditaburi keju mozarella bakar di atasnya. Setelah itu, Cheesy Salmon disirami saus teriyaki untuk menambah citarasanya.

Tak mau mencicip menu tersebut, Anda bisa mencoba Cactus Dragon. Jenis sushi ini berisi nasi, udang goreng panir, kani salad, keju, alpukat, ikan tuna, ikan salmon. Kemudian di atasnya diberi sweet mayo, dan ditaburi somen goreng. Rasanya jangan ditanya, karena sama-sama khas dan nikmat.

Sementara bagi yang tidak menyukai sushi mentah, Anda dapat mencoba sushi Black Pearl. Sushi ini berisi nasi, ikan tuna berbumbu saus pedas, ketimun Jepang, kani salad, serta nori di bagian luar. Sebelum disajikan, Black Pearl digoreng dengan tepung, lalu diberi spicy mayo dan telur ikan di atasnya.

Sushi matang lain yang juga menjadi andalan di Sushi Den adalah Geisha. Sushi ini berisi nasi, ikan dori dan keju mozarella yang digoreng tepung. Sedikit berbeda dengan Black Pearl, teman sweet mayo pada Geisha adalah taburan keju cheddar yang diparut.

Untuk menikmati aneka citarasa sushi di sini, Anda hanya memerlukan dana mulai Rp 6.000 untuk mendapatkan Kappa Maki, sampai Rp35.000 untuk Cheesy Salmon atau Cactus Dragon. Sementara untuk mendapatkan Sashimi Salmon, Anda perlu mengeluarkan dana sebesar Rp 45.000.

Namun jangan sampai Anda berkunjung ke Sushi Den pada waktu yang salah. Dengan harga yang terjangkau, lokasi strategis, dan dekat salah satu kampus terkenal di Bandung, tempat ini hampir selalu ramai sepanjang hari. Kalaupun Anda terlanjur ingin melahap sushi ala Sushi Den, Anda dapat mengunjungi cabang resto ini di jalan Guntur. Catat juga jam operasionalnya, karena Sushi Den buka pada pukul 10.00-21.00 WIB dari Senin sampai Jumat, dan pukul 10.00-22.00 WIB setiap Sabtu dan Minggu.

Sumber     : seindystraveling
Lihat juga :
laguna
sushi tei
tamani

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Oktober 2010
S S R K J S M
« Sep   Nov »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Arsip

%d blogger menyukai ini: