//
you're reading...
Kuliner Nusantara

Rotan, Kuliner Orang Dayak

Selama ini, kita mengenal rotan hanya sebagai tanaman yang biasa diolah menjadi barang kerajinan seperti meubel atau tikar. Ternyata, rotan juga bisa dimakan, loh..! Negeri kita memiliki berbagai macam makanan khas dari setiap daerahnya, salahsatunya pada Suku Dayak di Kalimantan dimana rotan muda menjadi bahan makanan khasnya.

Rotan banyak dikonsumsi oleh warga Dayak di wilayah Palangkaraya dan wilayah lain di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Karena itu, disana kita bisa menemukan para pedagang yang berjualan rotan muda, atau bisa juga disebut umbut rotan, di sentra penjualan sayuran di pusat Kota Palangkaraya.

Rotan muda bisa ditemukan di beberapa pasar, seperti di pasar depan kantor Pekerjaan Umum (PU) Kalteng, serta di Pasar Pagi Jalan Sumatera, Palangkaraya. Di sana, rotan yang telah dikupas kemudian diikat-ikat kecil. Harganya rata-rata 5 ribu rupiah per ikat.

Sebelum diolah menjadi sayur, rotan muda terlebih dahulu dibersihkan dan dibuang kulitnya. Proses pembersihan ini agak sulit karena ada duri-durinya. Bagian dalamnya yang agak lunak dipotong kecil-kecil agar lebih mudah dikonsumsi.

Rotan muda dimasak dengan mencampurnya dengan terong asam, potongan-potongan ubi keladi, dan ditambah bumbu-bumbu. Rasanya gurih, renyah,dan agak kepahit-pahitan. Untuk menemani sayur rotan ini, menu yang disarankan adalah ikan bakar. Misalnya ikan patin dan baung.

Rotan biasanya didapat dari tepian sungai atau kawasan hutan. Karena bahan bakunya yang tidak terlalu banyak dan proses pembersihan yang agak berat, menu rotan muda hanya bisa ditemukan di beberapa restoran atau rumah makan khas Kalimantan Tengah. Namun, akan lebih mudah lagi ditemukan di wilayah pedalaman, di lingkungan suku Dayak.

Suku Dayak biasa membuat pojak iyur gai kotok atau tumis rotan muda untuk menggelar upacara adat. Mereka percaya bahwa tumis rotan muda memiliki sejumlah khasiat, yaitu menyembuhkan beberapa penyakit termasuk malaria.

Rotan muda tak hanya disukai oleh masyarakat Dayak, tapi juga para pendatang yang tinggal di Palangkaraya. Rotan paling sering disajikan untuk tamu dari luar Kalimantan Tengah.

Kalau ke Palangkaraya, jangan lupa mencicipi rotan, ya!

Disadur    : goorme
Lihat juga : marzano, loewy, table8

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Oktober 2010
S S R K J S M
« Sep   Nov »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Arsip

%d blogger menyukai ini: