//
you're reading...
Kuliner Nusantara

Restoran Il Mare

JAKARTA – Tubuhnya yang tak bertulang belakang terbungkus cangkang hitam yang sangat keras, kaki-kakinya bila terentang, konon, dapat menjangkau hingga 2 meter. Dari segi bentuk, hewan yang diberi nama kepiting kelapa ini nyaris tak berbeda dari jenis kepiting lainnya.

Namun, sesungguhnya Kepiting Kelapa atau bahasa ilmiahnya Birgus Latro ini memiliki habitat dan kebiasaan makan yang sangat khas. Kepiting kelapa yang sudah dewasa tidak hidup di laut, mereka bahkan tidak bisa berenang.
Tempat tinggal kepiting-kepiting ini di pasir-pasir pantai. Jangan heran jika Anda melihat mereka berada di puncak pohon kelapa karena binatang ini sangat pandai memanjat. Mereka akan memetik kelapa-kelapa, menjatuhkannya, memecahkan tempurung kelapa dengan capit-capitnya yang kokoh dan kuat, kemudian menyantap daging kelapa yang gurih.
Karena makanan utamanya kelapa, kepiting-kepiting ini pun memiliki rasa yang gurih, manis, mirip daging kelapa. Itu sebabnya, kepiting-kepiting yang hanya hidup di kawasan tropis yang terentang antara Samudra India dan Samudra Pasifik ini menjadi buruan para penikmat kuliner. Di Indonesia, kepiting-kepiting jenis ini berada di wilayah timur, seperti kepulauan Maluku.
Karena sulitnya mendapatkan kepiting-kepiting ini, harganya pun sangat tinggi.
“Di Italia, kepiting ini tergolong sangat mahal karena sangat jauh untuk mengimpornya,” kata Chef Flavio Manzoni dari restoran Il Mare, Hotel Mulia Senayan, Jakarta. “Indonesia negeri yang sangat beruntung karena terletak tepat di garis ekuator sehingga kaya akan aneka ragam flora dan fauna,” katanya.

Menu Unik
Untuk memperkenalkan cita rasa kepiting kelapa yang unik, Chef Flavio menciptakan beberapa menu yang akan dipromosikan di restoran Il Mare mulai dari 1 Maret hingga 8 Maret 2008.
Empat di antaranya adalah Coconut crab cake, Pearl gnocchi with coconut crab in lobster juice roasted garlic, Dover sole stuffed with coconut crab in lemon sauce, dan Veal scaloppini terra mare in green sauce.
Sebagai makanan pembuka, Coconut crab cake disuguhkan. Hidangan ini mirip perkedel, hanya saja bahan utamanya bukan kentang, melainkan daging kepiting kelapa yang dicampur dengan santan, satu butir telur, bawang merah dan merica. Semua bahan dicampur kemudian dibentuk bundar, ditaburi tepung roti dan digoreng dengan minyak zaitun. Hasilnya, penganan pembuka yang gurih.
Hidangan serba-daging kepiting kelapa ini dilanjutkan dengan Pearl gnocchi with coconut crab in lobster juice roasted garlic. Pasta ini berbahan gnocchi mutiara yang terbuat dari kentang, daging kepiting kelapa, jus lobster, San marzano tomato, santan, bawang putih, dan lemon zest.
Untuk menu utama ada Dover sole stuffed with coconut crab in lemon sauce, yaitu irisan daging ikan dover sole digulung bersama daging kepiting kelapa, yang disajikan dengan saus khusus.
Yang tak kalah menggugah selera adalah Veal scaloppini terra mare in green sauc. Kali ini, daging kepiting kelapa disatukan dengan daging sapi muda dan dibakar. Ketika disajikan, hidangan ini diberi saus yang terbuat dari minyak zaitun, bawang putih, capers, peterseli, bawang merah, dan perasan air jeruk. n
(sinarharapan)
sandwich, burger, nelayan restoran

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Oktober 2010
S S R K J S M
« Sep   Nov »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Arsip

%d blogger menyukai ini: