//
you're reading...
Kuliner International, Kuliner Nusantara

Kuliner Indonesia Menggoyang Lidah Kawasan Lofoten-Norwegia

Svolvær sebuah kota transit pelabuhan mungil di belahan utara Norwegia yang termasuk dalam wilayah kepulauan Lofoten kembali mengadakan Pesta Alun-alun Tahunan (Lofoten Internasional Matfest) selama dua hari yaitu 20-21 Agustus 2010. Selain promosi pariwisata dan acara hiburan, disajikan pula makanan lokal dari wilayah utara Norwegia serta makanan internasional seperti dari Marche-Italia, Indonesia dan Bayern (Bavaria).

Walikota Svolvær, Hugo Bjørnstad berpandangan bahwa makanan berperanan kuat untuk mendorong pengembangan wisata dan karena terkenal kelezatannya maka saat ini nama Lofoten banyak dipakai sebagai nama restoran di berbagai tempat di Norwegia dan di seantero negara-negara di dunia.

Dalam Pesta tahunan tersebut, ribuan pengunjung menyaksikan berbagai promosi wisata, atraksi hiburan serta sajian kuliner. Juru masak dari wilayah utara Norwegia bersama juru masak Italia, Indonesia dan Jerman menyajikan hidangan andalannya untuk dicicipi dan memanjakan lidah pengunjung.

Diantara deretan kios makanan dan minuman dari berbagai wilayah Norwegia, ditengahi suara konser musik serta berbagai atraksi hiburan, Stand Indonesia tampak menonjol dengan nuansa merah putih diramaikan dengan suguhan kuliner Sate Ayam/Kambing, Lumpia, Kue Pukis, Rempeyek dan Permen Jahe.

Aroma Sate yang baru dibakar dan dikipasi di anglo serta wangi vanili Kue Pukis yang baru diangkat dari loyangnya, berhasil menggaet animo pengunjung untuk mencicipi makanan yang disajikan. Akibatnya terbentuklah antrean pengunjung yang panjang di depan Stand Indonesia. Mereka dengan sabar menunggu Sate dan Kue Pukis yang telah matang dan siap dinikmati. Selain Sate dan Pukis pengunjung juga menikmati hidangan siap saji yaitu Lumpia, Rempeyek serta Permen Jahe.

Meskipun di kota Svalvær telah ada sebuah toko Asia, namun menurut Minister Counsellor KBRI Oslo, Wening Esthyprobo, toko tersebut belum menyediakan produk makanan yang berasal dari Indonesia. Undangan Walikota Svalvær kepada KBRI untuk berpartisipasi dalam Festival dipandang sebagai kesempatan dan ajang yang sangat baik untuk memperkenalkan berbagai jenis kuliner Indonesia. Selain hidangan kuliner, Stand Indonesia juga memamerkan berbagai produk makanan Indonesia yang bisa di beli di Oslo serta berbagai brosur tentang daerah wisata Indonesia.

Meskipun tidak dijual, banyak pengunjung yang berminat membeli aneka produk seperti kecap ABC, berbagai produk mie dan mie instan, bumbu kacang, bumbu sate, kerupuk, permen jahe dan lainnya. Sebagian pengunjung membawa pulang permen jahe karena selain menyukai rasanya yang hangat dan menyehatkan serta cocok untuk udara Svolvær yang lebih dingin dibanding Oslo karena letaknya lebih di belahan utara.

Kota pelabuhan Svolvær terletak sekitar 1300km arah utara Oslo memainkan peranan besar dalam memajukan perekonomian daerah melalui hasil perikanan dan atraksi daerah wisata kepulauan Lofoten. Daerah ini didatangi wisatawan manca negara tidak saja pada musim panas namun juga pada musim salju dan terkenal dengan pemandangan Northern Light. Atau biasa disebut dengan Aurora Borealis, suatu fenomena alam berupa pancaran cahaya beraneka warna dilangit yang bergerak (biasanya terjadi di malam hari). Fenomena ini sangat menakjubkan dan hanya terdapat di daerah Kutub Utara dan Kutub Selatan. Fenomena tersebut merupakan daya tarik kuat bagi wisatawan untuk berkunjung ke Lofoten dan menyaksikan salah satu keajaiban alam tersebut.

Walikota Svolvær dalam sambutannya menyatakan sangat gembira, berterimakasih dan menyatakan penghargaannya, Indonesia dapat berpartisipasi pada Festival tahunan kali ini. Beliau yakin bahwa keikutsertaan Indonesia ini akan semakin meningkatkan pemahaman masyarakat Norwegia maupun masyarakat internasional terhadap kekayaan kuliner dan budaya serta keindahan alam Indonesia. Pemahaman tersebut pada gilirannya selain akan meningkatkan kunjungan wisata ke Indonesia juga meningkatkan hubungan ekonomi dan perdagangan kedua negara.

Sumber: KBRI Oslo
marzano, pizza hut, sandwich

Diskusi

2 thoughts on “Kuliner Indonesia Menggoyang Lidah Kawasan Lofoten-Norwegia

  1. jadi laper neeh sore2,coba ditambahin pict nya,pasti tambah ngiler,hehehe

    Posted by nurrahman18 | Oktober 20, 2010, 8:53 am
  2. Makanan indonesia paling top dah! hahaha
    salam kenal ya….🙂

    Salam kenal juga dari saya..
    Siip…! bener banget tuch.., kita patut berbangga hati jadi warga negara Indonesia..

    Posted by ageng | Oktober 20, 2010, 8:55 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Oktober 2010
S S R K J S M
« Sep   Nov »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Arsip

%d blogger menyukai ini: