//
you're reading...
Kuliner International

PIZZA GILA : GILA LEZATNYA dan GILA HEMATNYA

Jika berbicara tentang pizza, pastinya teringat dengan negara yang memiliki menara Pisa. Yup, Italia. Bagi sebagian orang, makanan yang satu ini tidak asing lagi di telinga. Makanan khas Italia tersebut sudah membaur dengan masakan tradisional dan modern. Untuk menikmatinya tidak perlu jauh-jauh ke Italia, cukup nongkrong di Cafe Pizza Gila yang berada di Jalan Ringroad Setia Budi No.18 G Medan.
Cafe yang satu ini khusus menyajikan beragam jenis makanan khas Italia. Di antaranya spagety, petucini, lasakna, sandwich, soup, pasta, calzone, starter, hainan rice, fresh garden salad, dan pizza tentunya. Jika dilihat dari menu-menu yang disajikan, pastinya bertanya-tanya berapa harganya? Wah…untuk yang satu ini dijamin nggak bakalan buat kantong bolong. Cafe ini membandrol harga yang sangat terjangkau untuk makanan berkelas import yang satu ini.
”Kita tahu harga pizza lumayan mahal. Tapi, di Pizza Gila saya memberikan harga yang murah dan lezat. Sehingga baik pelajar, mahasiswa maupun masyarakat kelas menengah yang berkantong tipis mampu menikmatinya,” tutur Eka Noviandri, pemilik cafe.
Untuk mencicipi pizza, cukup membayar Rp10 ribu- Rp63 ribu dari ukuran terkecil sampai terbesar dengan berbagai macam pilihan. Ada pizza classic royalle, all meet barbeque, tuna spicy, black papper chicken, garlic chicken, chicken barbeque, italian vegetarian, american classic, hawaian style pizza dan ada new spicy pizza beraneka rasa seperti abon spicy, sweet spicy banana, dan tom yum spicy.
Pizza classic biasanya dibuat dengan menggunakan bahan-bahan makanan lokal dan harganya lebih murah jika dibandingkan pizza special yang menggunakan bahan-bahan import.
Soal rasa, jangan ditanya. Cafe yang buka pukul 11.00-22.00 WIB ini menyajikan pizza sesuai lidah orang Indonesia. Bahan-bahannya sengaja tidak dibuat dan distok banyak, untuk menjaga kesegarannya. Dan biasanya paling lama 2 hari. ”Jika tidak habis maka akan dibuang,” kata Eka. Pria kelahiran tahun 1980 ini sangat menjaga kualitas pizza-nya. Oleh karena itu, setiap pizza yang disajikan selalu fresh agar pengunjung tidak kecewa.
”Cara pembuatan pizza berbeda dengan yang disajikan di restoran dan tempat lain,” ungkap Sugianto, Manager Cafe Pizza Gila. Kalau di restoran menggunakan conveor, namun di Pizza Gila cara membuatnya dimasak menggunakan open deck. Untuk bahan campuran pizza-nya juga berbeda. Di antaranya menggunakan bahan pan dough blend. ”Bahannya memang susah dicari sehingga kami harus memesannya dari Jakarta,” ujarnya.
Setiap harinya, Pizza Gila bisa menghabiskan 80-100 pan pizza. Saat siang hari, biasanya yang datang para pekerja dan mahasiswa. Malam hari, giliran para keluarga. Ketika hari libur, cafe yang baru dibuka sejak dua bulan lalu itu penuh pengunjung dari siang hingga malam. Jika dilihat dari potensi bisnis, usaha cafe memang menggiurkan. Terutama untuk cafe yang menyajikan menu pizza masih jarang ditemui.
Eka yang kini dibantu 14 pegawai, mencoba mencari pasar baru untuk cafe Pizza Gila-nya ini. Rencananya bulan depan, lulusan S2 Akutansi USU ini akan membuka cabang di Banda Aceh. Jadi, bagi anda yang ingin mencicipi pizza gila, silakan langsung datang ke cafenya. Silakan mencoba.
* pinbis
marzano, pizza hut, sandwich

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Oktober 2010
S S R K J S M
« Sep   Nov »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Arsip

%d blogger menyukai ini: