//
you're reading...
Kuliner International

Sungguh ! Shabu-Shabu yang Menggugah Selera Kita

Jejeran meja panjang berisi irisan daging sapi, sosis, udang, cumi-cumi, hingga aneka sayuran tersedia di resto ini untuk dinikmati sepuasnya. Sebagai pelengkap ada kuah kaldu dan kuah tom yam berwarna semburat kemerahan. Rasanya yang asam segar pedas hmm… sungguh menggugah selera. Buat penggila hidangan Jepang, yuk kita berpesta shabu-shabu! Saya bersantap di restoran ini bersama teman-teman kantor satu departemen. Kami memang sedang ingin menikmati makan bersama untuk menghilangkan kejenuhan. Setelah berunding, akhirnya diputuskan bahwa kami akan bersantap di Paregu. Menurut pendapat salah seorang teman, tempat ini lebih enak dibandingkan restoran serupa. Selain itu, tawaran bersantap all you can eat dirasa cocok untuk kami yang doyan makan.
Akhirnya, saat makan siang kami meluncur ke tempat ini menuju Jalan Raya Pejuangan, tepatnya di Kedoya Centre Blok A 1,2,3 Jl. Sampai disana, kami langsung disambut pelayan yang ramah dan mengantar kami ke meja. Restoran ini menyajikan makanan jenis yakiniku dan shabu-shabu dengan konsep all you can eat juga ada hidangan ala carte yang menawarkan makanan seperti aneka tempura, katsu dan teriyaki.
Sesuai kesepakatan, kami memilih yakiniku dan shabu-shabu agar bisa makan sepuasnya. Buat yang belum mengenal hidangan Jepang ini, shabu-shabu adalah makanan yang berdiri dari aneka irisan daging, ayam, cumi, seafood, dan sayuran yang saat dimakan dicelup dalam panci khusus berisi kuah hingga matang. Nah, untuk shabu-shabu ada dua pilihan kuah yaitu rasa tom yam dan kaldu ayam.
Kami memilih keduanya jenis kuah agar bisa merasakan kelezaran rasanya. Pelayan segera membawakan panggangan untuk yakiniku dan kompor beserta panci untuk kuah shabu-shabu. Kuah kemerahan untuk rasa tom yam yang asam pedas dan kuah lebih bening untuk kaldu ayam. Pelayan juga menawarkan apakah ingin mendapatkan nasi atau tidak. Tapi, lagi-lagi agar dapat lebih puas merasakan nikmatnya yakiniku dan hangatnya shabu-shabu kami menolaknya.
Langsung saja kami menuju meja panjang yang berisi bahan makanan mentah. Ada aneka daging, baik daging sapi atau daging ayam, sosis, dan bermacam macam seafood seperti udang, cumi atau kerang, serta aneka sayuran juga tersedia untuk disantap. Setelah mencelupkan ke dalam bumbu khusus yang diberikan, mulailah acara memanggang. Bumbu yang diberikan membuat rasa daging lebih nikmat, terlebih lagi setelah kami celupkan lagi ke bumbu sebelum disantap. Dagingnya empuk dan rasanya meresap walaupun hanya dipanggang.
Kuah shabu-shabu tidak kalah nikmatnya. Kuah kaldu ayam sangat terasa kaldunya, membuat bakso, daging, seafood yang kami masukkan menjadi lebih nikmat. Rasanya idak terlalu berlebihan, tetapi benar-benar serasi dengan bahan makanannya. Saat mencoba kuah tom yam saya merasa ketagihan, karena kuah yang kaya rasa rempah dengan sedikit asam dan pedas menjadikan rasa makanan lebih bervariasi. Saya dan teman-teman, berkali-kali mengambil bahan makanan lagi untuk dipanggang maupun direbus karena ketagihan rasanya yang nikmat.
Selesai bersantap makanan berat, Paregu juga menyediakan hidangan penutup. Saya mencoba es campur. Bahan-bahan seperti endol, cincau, tape, kelapa, selasih atau pacar cina dapat kita campurkan sendiri dan bebas dipilih. Setelah menambahkan dengan air gula, santan, susu dan es. Saya mulai mencobanya. Rasa kuahnya benar-benar nikmat begitu juga dengan isinya. Hidangan penutup istimewa.
Selesai es campur, saya tergoda juga untuk mencoba pudding yang tersedia di meja prasmanan. Ada pudding coklat dan buah dan saya mencoba keduanya, dengan tambahan vla yang merupakan kesukaan saya, pudiing ini terasa semakin nikmat. Beraneka macam buah juga tersedia dengan bumbu rujak dari gula jawa dapat menjadi pilihan. Terakhir, saya mencoba jajanan pasar seperti lumpia dan gorengan lainnya.
Dengan membayar Rp 79.000++ per orang untuk makanan, kami puas dengan makanan yang disajikan. Untuk minuman, ada berbagai pilihan seperti teh manis atau lemon tea dengan harga Rp 17.500,00 refill alias bisa terus tambah sampai puas. Tetapi, harga makan all you can eat lebih mahal Rp 10.000,00 bila ingin bersantap di hari libur.
Menurut saya meskipun dengan konsep all you can eat, tetapi restoran Paregu tidak asal-asalan dalam menyediakan makanannya. Pelayannya juga ramah dalam melayani para pelanggannya. Nah, buat mereka yang liburan besok ingin berpesta Shabu-shabu atau yakiniku dengan keluarga, resto ini bisa jadi alternatif pilihan.
*jalanasik
table8, burger, sushi tei

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Oktober 2010
S S R K J S M
« Sep   Nov »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Arsip

%d blogger menyukai ini: